Menyeleasikan Project Pompa hidram
Pompa hidram adalah pompa yang menggunakan tenaga air itu sendiri untuk beroperasi, tidak perlu BBM, maka pompa hidram disebut juga kesatuan system terpadu pompa hidram, untuk membangunnya perlu perhitungan yang matang, sebagian perhitungan atau perencanaannya mengenai;
1. Mata air sesuai dengan debit yang dibutuhkan
2. Lokasi terjunan air yang memenuhi standar operasional prosedur
3. Letak tujuan hasil air dihitung ketinggian dan jarak dari pompa
4. Diameter pompa, pipa peluncur dan pipa penghantar, efisiensi 60% minimal

Untuk menyelesaikan permasalahan diatas maka perlu survey dan penelitian sebagai berikut;
1. Sumber air perlu di hitung berapa debit air yang sebenarnya, mungkin menunggu pada puncak musim kering, di tahun 2011, musim kering diprediksi mulai bulan Agustus, September, Nopember, lakukan pengamatan pada bulan-bulan ini, atau meyesuaikan iklim yang biasa terjadi pada lokasi tersebut. Cara lain; adalah anda bermukim dilokasi tersebut, ajak ngobrol dengan penduduk setempat tentang ciri khusus dari sumber yang akan dubangun pompa hidram. Biasanya kalu project-project, Perlu sekali diadakan FS(intinya study lapangan)
Peralatan yang pakai untuk Point ini adalah
a. GPS, untuk mengetahui titik lokasi dan tinggi rendah dataran
b. alat ukur panjang,,, meteran 25 M
c. Jam tangan dan kompas.
d. kamera, pengukur debit (cukup pakai ceret/teko 2 litera, atau pakai bola dan kayu reng, atau yang lainya)

Project Pompa Hidram 2011

Komponen hidram adalah sebagai Berikut; 1. Bendungan /penangkap air 2. Saluran air Ke lokasi stationer 3. Stationer/ penampung 4. Peluncur 5. Pompa hidram 6. Pipa saluran 1. bendungan air berfungsi untuk mengumpulkan aliran air supaya memenuhi kebutuhan minimal pompa hidram, contoh di sini terdapat 3 pompa hidram, kita membutuhkan air 30 lt/detik. sebagai contoh air bendungan harus mampu memenuhi pipa aliran ukuran 4" x 2, panjang 50 meter. desain bendungan
2. Kemudian air ini di alirkan ke ak penampung, disini saya menakannya dengan stationer. stasiun atau terminal dengan ukuran 2 x 2 x 2, ini berfungsi untuk menampung aliran air dari bendungan. ini juga sebagai penamah tenaga luncur (water hammer)
stationer ini harus dibangun dengan kekuatan penuh. bahan bata/ cor yang sangat kuat. untuk menahan gonjangan water hammer pada saat pompa beroperasi
3. Pompa hidram adalah peralatan yang sebenarnya pelengkap dari sistem aliran ini.
untuk keamanan dan keawetan alat sebaiknya kita beri rumah pompa.
4.Saluran hasil. adalah penghantar air dari pompa kebak penampung, harus teruat dari bahan yang kuat dan tahan tekanan tinggi. disini disarankan menggunakan pipa PVC AW maspion. atau besi medium 1. dan di beri perkuatan seperti paku/ catok ketanah dan di timbun serta dilindungi dari erosi air.
dalam project ini, alhamdulillah air dapat di alirkan dengan vertikal 110 m, dengan panjang pipa 270 meter. dengan hasil 15 lt/menit. pipa aliran 1" aw maspion. sekian dulu. bagi teman yang ingin studi banding silahkan datang ke kota Trenggalek