Tampilkan postingan dengan label Tepat Guna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tepat Guna. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Pompa Air Tanpa Listrik


Cara membuat pompa air tanpa listrik yang akan saya bahas kali ini menggunakan bahan-bahan yang mudah kita dapatkan disekitar kita, di toko-toko bangunan disekitar rumah dan dari bahan-bahan potongan pipa yang sudah tidak terpakai lagi, sebelum saya membahas lebih detail saya ingin menjelaskan sedikit tentang pompa air tanpa listrik ini. Pompa ini disebut juga pompa hidram yang bekerja dengan mengandalkan dari grafitasi air itu sendiri, maka dari itu pompa ini bisa bekerja dengan syarat penempatan posisi pompa lebih rendah dari posisi sumber mata air. Minimal kira-kira 0.5 meter atau lebih, semakin tinggi jaraknya akan semakin baik untuk kinerja pompa hidram itu sendiri. Pompa hidram pertama kali ditemukan oleh Josephem Montgolfierem pada abad ke-18, Beliau ini penemu yang berasal dari Perancis. bisa baca disini

Setelah membaca, melihat video tutorial, e-book tutorial akhirnya saya mempraktekan cara membuat pompa air tanpa listrik ini, dengan sebelumnya saya lakukan uji coba atau riset menggunakan bak dari tanah, mata air yang ada saya tampung dengan bak dari tanah dan saya coba alirkan ke pompa hidram yang saya buat untuk melihat tekanan air dari mata air menuju pompa yang saya buat. Banyak sekali design yang saya temukan dari hasil browsing di youtube, google dll. tapi semua itu harus kita sesuaikan dengan kondisi air dan lokasi mata air yang ada ditempat kita. dan inilah design terbaik yang saya gunakan sampai saat ini, dan pompa ini masih bekerja sampai saat ini.


Gambar pompa air tanpa listrik
Gambar pompa air tanpa listrik
Dari gambar disamping ini saya berharap anda semua sudah bisa cara membuat pompa air tanpa listrik. untuk detailnya saya akan jelaskan satu per satu dari komponen pompa air tanpa listrik ini :


  1. Tabung hampa, tabung ini berfungsi membantu menekan air menuju keatas, ketempat yang diharapkan. Pembuatan tabung ini harus benar-benar rapat, tak ada sedikitpun kebocoran walau sebesar lubang jarum atau rambut sekalipun, untuk design yang saya buat saya menggunakan bekas potongan pipa dibelakang rumah, pipa berdiameter 3 inchi dan panjang 44 cm, ukuran panjang pipa tabung hampa ini tidak harus sama dengan design yang saya buat, lebih atau kurang sedikit tidak terlalu bermasalah. Saat pembuatan bersihkan bagian ujung masing-masing, bagian atas kita tutup dengan dop 3 Inch, dan bagian bawah kita tutup dengan over shock atau reducer dari 3 inchi ke 1 inchi, yang berfungsi untuk menyatukan antara body atau badan pompa dengan tabung yang berukuran lebih besar. gunakan lem pipa untuk merekatkan dop dengan pipa dan over shock/reducer dengan pipa. pastikan bagian luar pipa yang akan ditutup dop dan reducer serta bagian dalam dop dan reducer itu sendiri bersih dari kotoran, agar tabung yang akan kita buat benar-benar rapat, karen ini salah satu bagian terpenting dari pompa ini, karena kebocoran tabung akan mengganggu kinerja dari pompa air tanpa listrik ini, atau bahkan pompa tidak akan bekerja sama sekali. Saran : Gunakan pipa berdiameter lebih besar jika ada dan buat lebih pendek, tujuanya agar saat pemasangan dilokasi tidak mudah miring karena pengaruh tingginya tabung. saya menggunakan yang 3 inch karena kebetulan yang ada di rumah untuk penghematan. atau anda bisa menggunakan tabung galon jika ada, atau apa saja yang rapat dan bisa disesuaikan dengan badan pompa.
  2. Selanjutnya yang ke dua adalah selang berdiameter 1/2 inchi, saya menggunakan selang karena untuk mempermudah penyaluran air kebagian atas menuju rumah atau tempat penampungan air, karena areanya melalui persawahan, anda bisa juga menggunakan pipa untuk ini. nah untuk keluaran air ini saya menggunakan ukuran yang lebih kecil dari dari keluaran badan pompa yang besarnya 1 inchi, ini bertujuan untuk menambah kekuatan air naik ke dataran lebih tinggi, ke tempat yang kita harapkan, gunakan over shock atau reducer dari 1 inch ke 1/2 inch yang dengan mudah anda dapatkan di toko-toko bangunan didekat rumah anda.
  3. Over shock/reducer yang sudah saya jelaskan di nomor 2.
  4. Nah nomer 4 ini adalah salah satu unsur penting dalam pompa air tanpa listrik ini, saya mendapatkan klep ini di toko bangunan tertentu, yang kebetulan tidak tersedia didekat rumah saya, saya harus menempuh perjalanan dengan motor sekitar 15 menit dari rumah, saya menyebutnya tusen klep, cara kerja tusen klep ini sama persis dengan klep yang biasa kita pasang dibagian bawah sumur untuk pompa listrik, yang biasanya ditambah saringan dibagian bawahnya, nah untuk pemasanganya posisi panah klep tusen menghadap keatas atau menghadap kearah tabung (nomor 1), jangan sampai kebalik, untuk detailnya perhatikan gambar diatas, ada tanda panah yang menandakan arah aliran air, jadi air yang mengalir dari bawah bisa mengalir keatas tapi tidak bisa kembali kebawah, itulah fungsi dari tusen klep ini.Saya memilih tusen klep ini karena bahanya dari pvc sehingga tidak mudah berkarat dan lebih mudahnya lagi klep ini bisa di buka bagian dalamnya sehingga mudah untuk dimodifikasi, modifikasi sangat kita butuhkan nanti saat pembuatan klep buang, nanti akan saya jelaskan lebih detail pada paragraf selanjutnya.
  5. Pipa masukan air dari mata air, yang akan kita teruskan ke dataran lebih tinggi di tempat yang kita harapkan. untuk projek ini saya menggunakan pipa 1 inch dari sumber mata air ke pompa hidram ini. Saran saya gunakan pipa yang lebih besar misal 2 inch saat keluar dari mata air dan setelah beberapa meter sebelum masuk pompa gunakan over shock dari 2 inch ke inch, cara ini digunakan untuk menambah tekanan air yang menuju pompa. tapi jika anda ingin menggunakan pipa 1 inch saja itu tidak masalah, akan tetap bisa bekerja seperti projek yang saya buat ini.
  6. Klep buang, klep inilah yang saya sebut komponen paling penting dari pompa air tanpa listrik ini, kenapa komponen ini sangat penting? karena komponen inilah yang akan bekerja memompa air dengan cara memberi denyut atau water hammer kalau istilah orang bule. untuk membuat klep buang ini kita bisa menggunakan klep tusen yang di modifikasi, saya pernah melakukan 2 kali modifikasi, karena modifikasi saya yang pertama tidak bertahan lama, saya membuat klep buang modifikasi yang ke 2, 2 type ini hasil modifan semua, namun yang paling bertahan lama adalah modifikasi saya yang ke 2 yang nanti akan saya jabarkan detailnya. nah pada gambar diatas saya menggunakan 2 klep buang kombinasi. anda bisa menggunakan salah satunya saja. design yang beredar kebanyakan menggunakan 1 klep buang tapi dari hasil praktek saya dengan menggunakan 2 klep buang akan menambah besar air yang naik ke dataran yang kita harapkan, type pertama klep buang yang saya buat memiliki kelemahan, saya membuat type yang pertama dengan cara membuka tusen klep kemudian mengampil per atau spring dari dalam klep memotong menjadi 2 bagian atau 3 bagian, dan memasang 1 bagian potongan disisi berlawanan dari sisi bawaan per klep. dan memasang klep ini dengan posisi terbalik dengan arah panah kearah bawah. nah inilah modifikasi yang saya maksudkan, tapi kelemahan motode yang pertama ini, per atau springnya tidak bisa bertahan lama, dalam jangka beberapa hari saja sudah patah, jika bisa mencari per atau spring yang lebih kuat namun ukuranya sama mungkin cara pertama ini bisa anda gunakan. 

Saya akan menjabarkan klep buang hasil modifikasi saya yang ke 2 yang sampai saat ini masih bertahan, bahan yang saya gunakan adalah :

  1. Klep tusen 1 inch
  2. sock drat luar 1 inch
  3. pipa 1/2 inch dengan panjang 9 cm yang di isi dengan semen, fungsinya sebagai pemberat. anda bisa sesuaikan panjang pipa dan semen pemberat ini sesuai dengan debit dan tekanan air ditempat anda, jadi tidak perlu terpaku dengan panjang 9cm, campur semen dengan air kemudian isi pipa dengan semen tersebut, jemur 2-3 hari agar semen benar-benar keras. Saya tunjukan detailnya pada gambar berikut ini :

Perhatikan arah panah yang ada pada klep tusen, untuk klep buang ini kita harus memasangnya pada posisi terbalik, dan buatlah lubang-lubang di sekeliling bagian bawah shock drat luar atau dibagian atas klep tusen tujuanya untuk kluar air saat klep ini memompa, gunakan lem bakar untuk menyatukan shcok drat luar dan klep tusenya atau anda bisa menggunakan resin atau karet, tapi anda harus memastikan lemnya tidak menutupi lubang-lubangnya. per atau spring bawaan klep tusen tidak perlu kita gunakan untuk metode yang ke 2 ini. modifikasi klep buang yang ke 2 ini lah yang bertahan lama dan sampai sekarang saya gunakan, salah satu kelemahanya yaitu semen yang ada di dalam pipa 1/2 yang berfungsi sebagai pemberat, yang lama-lama bisa keropos ata berlubang namun ini mudah kita siasati dengan menambalnya dan kita jemur lagi, namun keropos atau berlubangnya semen ini setelah lama digunakan jadi anda tidak perlu khawatir. Jika debit air ditempat anda memadai anda bisa menggunakan 2 klep buang sekaligus dengan meyabangnya menggunakan T dan L pipa agar air yang naik bisa lebih besar tapi jika tidak memungkinkan ada cukup membuat pompa air tanpa listrik ini dengan 1 klep buang saja.

Sebelum saya tutup pembahasan tentang cara membuat pompa air tanpa listrik ini  saya akan memberikan beberapa saran kepada anda yang saya dapatkan saat saya uji coba dilapangan.
  1. Sebelum anda membuat pompa air tanpa listrik ini pastikan dulu debit air didaerah anda yang akan anda pompa menuju ke dataran yang anda inginkan mencukupi, hal ini bertujuan agar pompa air tanpa listrik ini bekerja dengan baik, karena jika kita membuat pompa air tanpa listrik ini menggunakan ukuran pipa 1 inch sedangkan debit air kurang maka pompa tidak akan bekerja maksimal atau bahkan tidak bekerja sama sekali.
  2. lakukan uji coba terlebih dahulu sebelum anda membuat permanen semua instalasi, seperti bak penampungan sumber mata air, perakitan pompa air tanpa listrik, instalasi pipa pendukung dll. Untuk bak penampung dari sumber mata air gunakan batu-batuan dan tanah disekitar mata air atau sumber mata air untuk uji coba, dan instalasi body pompa jangan dilem dulu kecuali pembuatan tabung hampa ini harus di lem rapat.
  3. Lakukan perawatan rutin untuk bak penampungan dari lumut dan kotoran untuk memperlancar aliran air dan kinerja pompa.
Baik saya rasa pembahasan tentang cara membuat pompa air tanpa listrik atau pompa hidram ini saya akhiri sampai disini, jika ada pertanyaan anda bisa isi komen dibawah, dan untuk jelasnya anda juga bisa melihat di youtube channel saya di suhendimania
Semoga pemaparan ini bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk anda semua.

Penggunaan Pestisida Alami pada Tanaman

Penggunaan Pestisida Alami pada Tanaman - Pengertian Pestisida Organik - Pestisida organik adalah pestisida yang bahan aktifnya barasal dari tanaman atau tumbuhan, hewan dan bahan oranik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Pestisida organik tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat dibuat dengan mudah menggunakan bahan yang murah dan peralatan yang sederhana.

Pestisida Alami pada Tanaman - Cara kerja pestisida Organik
Cara kerja pestisida organik sangat spesifik terhadap hama dan penyakit pada tanaman, antara lain:
- Merusak perkembangan telur, larva, dan pupa
- Menghambat pergantian kulit
- Mengganggu komunikasi serangga
- Menyebabkan serangga menolak makan
- Menghambat reproduksi serangga betina
- Mengurangi nafsu makan
- Memblokir kemampuan makan serangga
- Mengusir serangga, dan
- Menghambat perkembangan patogen penyakit.

Keunggulan Pestisida organik:
- Murah dan mudah dibuat oleh petani
- Relative aman terhadap lingkungan
- Tidak menyebabkan keracunan pada tanaman
- Sulit menimbulkan kekebalan terhadap hama
- Kompatibel digabung dengan cara pengendalian yang lain
- menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas residu pestisida kimia.

Penggunaan pestisida organik atau alami akan bermanfaat langsung bagi kesehatan dan ekosistem lingkungan. Selain aman, cara pembuatannya juga mudah dan bisa dikerjakan sendiri dengan peralatan sederhana. Baca Pembuatan Pestisida Organik

Alat pegusir tikus elektronik
Pengusir Tikus Elektronik Riddex Plus, Aman & Efektif

Alat penjernih air sederhana

Alat penjernih air sederhana yang akan dijelaskan berikut ini menggunakan arang sekam padi. Perlu kita ketahui, air merupakan kebutuhan pokok bagi setiap makhluk hidup. Bagi manusia, air selain sebagai sumber minuman juga sebagai penopang aktifitas lainnya. Air menjadi penting untuk kegiatan sehari-hari, mandi, mencuci, dan kebutuhan yang lain.

Di daerah tertentu terkadang air bersih sangat sulit didapatkan. Bukan berarti air bersih tidak ada. Tetapi di sebagian tempat untuk bisa dipakai minum air harus melewati proses penjernihan dahulu.

Alat penjernih air sederhana seperti ini bisa kita buat sendiri. Banyak sekali bahan-bahan yang bisa kita gunakan untuk menjernihkan air secara alami. Misalnya batu, pasir, kerikil, arang sekam padi, ijuk, kapur, tawas, biji kelor dan lain-lain. Kesemuanya itu sangt mudah kita jumpai di sekitar kita.

Salah satu alat penjernih air sederhana yang bisa kita buat sendiri adalah dengan memanfaatkan sekam padi. Sekam padi sangat baik digunakan dalam penyaringan air untuk mendapatkan air bersih. Berikut ini langkah-langkah atau cara pembuatannya:

Bahan dan peralatan penjernih air dengan sekam:
1. Arang sekam padi
2. Ijuk atau sabut kelapa
3. Kerikil
4. Pipa atau selang
5. Drum diameter 40 cm dan tinggi 72 cm
6. Gentong atau drum yang seukuran (gentong lebih baik)

Cara pembuatan Alat penjernih Air Sederhana - Alat penjernihan air ini terdiri atas 2 bagian :
1. Alat bagian pengendapan dibuat dari dari drum dengan lubang keluaran 8 cm dari dasar drum.
2. Alat bagian penyaringan yang dibuat dari gentong atau drum dengan lubang keluaran 5 cm dari dasar.

Penggunaan bagian penyaringan diutamakan memakai gentong atau bahan alami. Pemakaian gentong dapat menurunkan suhu air dan menjadi lebih stabil serta kualitas air yang dihasilkan lebih terasa segar.

Media penyaringan disusun seperti berikut:
- Kerikil pada bagian dasar setebal 2x lubang keluar (10 cm)
- Arang sekam padi setebal 15 cm di atasnya
- Ijuk atau sabut kelapa minimal 20 cm
Alat penjernih air sederhana
Alat penjernih air sederhana
Alat penjernih air sederhana - Proses pengolahan air di dalamnya meliputi 2 tahap:
1. Proses pengendapan
2. Proses penyaringan dengan arang sekam padi yang kira-kira tebalnya 10 cm

Keuntungan menggunakan penyaringan model ini:
1. Dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan keluarga
2. Arang sekam padi mudah didapatkan di pedesaan.
3. Biaya pembuatan yang relatif murah dan ekonomis
4. Hasil penjernihan telah memenuhi syarat kesehatan.
5. Pembuatannya mudah dengan teknologi sederhana

Di-review dari "Penjernihan air menggunakan arang sekam padi"/Menegristek

Alat penjernih air sederhana rumah tangga:
Penyaring Air Kran Mini
Penyaring Air Kran Mini
- Saringan Penjernih air
- Filter Penjernih Air
- Filter Air Minum
- Penyaring Air Minum Alami


Pengantar Skripsi Ilmu Teknologi Pertanian

Yang perlu kita ketahui dari Teknologi dalam Sistim Pertanian Organik yang pertama adalah memahami tentang sistem pertanian organik dahulu, yaitu sebuah sistem pertanian untuk mengembalikan kesuburan dan produktifitas tanah secara alami. Sistem pertanian organik dilakukan dengan mengembalikan semua bahan organik ke dalam tanah dalam bentuk residu maupun olahan limbah tanaman dan ternak. Dasar sistem pertanian organik ini adalah menyediakan unsur hara secara alami bagi tanah.

Kelebihan Sistem Pertanian Organik:

1. Sistim pertanian yang aman dan ramah lingkungan
Penggunaan pupuk kimia secara terus menerus akan merusak struktur tanah dan menurunkan kesuburannya. Pemakaian pestisida dan obat-obatan kimia juga bisa merusak keseimbangan ekosistem alami. Secara tidak disadari penggunaan pupuk dan pestisida kimia dapat membunuh predator alami, yang akan menyebabkan meledaknya hama tertentu.

2. Memperbaiki kualitas kesehatan. Hasil produksi pertanian lebih aman dan sehat karena tidak menggunakan bahan kimia. Penggunaan bahan kimia merupakan salah satu rantai penyebab munculnya jenis penyakit kanker.

3. Tanaman organik cenderung mempunyai rasa yang lebih enak, manis, dan segar dibandingkan tanaman non-organik.

4. Tidak tergantung dengan pupuk dan pestisida kimia. Para petani tidak perlu cemas terhadap kelangkaan pupuk dan pestisida, karena dalam sistim pertanian organik keduanya dapat diproduksi secara mandiri.

5. Memungkinkan dilakukan Diversifikasi Pertanian, yaitu penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu hasil pertanian. Dapat dilakukan dengan memperbanyak jenis kegiatan (contohnya sistim tumpang sari pertanian dan perikanan) dan atau memperbanyak jenis tanaman pertanian pada suatu lahan.

6. Harga produk tanaman organik cenderung lebih mahal. Hal ini tentunya akan sangat menguntungkan bagi para petani. Meskipun biaya pengolahan sistem organik relatif lebih tinggi, tapi dengan penanganan yang baik biaya produksi bisa lebih kecil. Selain itu sebagai orientasi jangka panjang, minat masyarakat terhadap hasil pertanian organik juga cenderung meningkat.

Sistim Pertanian Organik merupakan upaya dalam pembangunan pertanian secara berkelanjutan
Dengan maksud membangun sistim pertanian yang dapat berlanjut dalam segala aspek mata rantainya, meliputi:

1. Ekologis, Yaitu tetap memelihara kelanjutan kualitas sumber daya alam dari manusia, tanaman, hewan,  sampai semua unsur biologi dalam tanah.

2. Ekonomis, Yaitu jaminan bahwa petani dapat memenuhi semua kebutuhan produksi dari hasil pertanian dan sebagai sumber pendapatan yang baik bagi mereka.

3. Adil dan Manusiawi, Menjamin kelangsungan mata rantai seluruh kegiatan pertanian

5. Kreatif dan Inovatif, bahwa petani dapat menyesuaikan diri dengan perubahan situasi mata rantai pertanian yang dinamis, misalnya permintaan pasar, penyempitan lahan, kebijakan, dan teknologi pertanian.

Proses Pengawetan Makanan bebas kuman

Pasteurisasi dan sterilisasi
Sebelumnya: Cara Pengawetan Bahan Makanan

Proses Pengawetan Makanan agar bebas kuman - Pasteurisasi dan sterilisasi

Cara yang digunakan untuk proses membunuh kuman pada makanan yaitu dengan sterilisasi dan pasteurisasi.
Sterilisasi adalah proses menghilangkan kuman, virus, spora dan jamur yang dilakukan dengan cara alami maupun kimiawi.

Sterilisasi secara alami dilakukan dengan:
1. Memanaskan alat-alat dalam air mendidih pada suhu 100 °C selama 15 menit, untuk mematikan kuman dan virus;
2. Memanaskan alat-alat dalam air mendidih pada suhu 120 °C selama 15 menit untuk mematikan spora dan jamur.

Sterilisasi secara kimiawi dapat dilakukan dengan menggunakan:
-Antiseptik (alkohol, asam dan alkali, air raksa, zat pengoksida, dll) sebagai penghambat atau pembunuh jasad renik seperti bakteri, jamur dan lainnya.
- Desinfektan (chlor atau formaldehid )sebagai pencegah terjadinya infeksi atau pencemaran jasad renik seperti bakteri dan virus, juga untuk membunuh

Pasteurisasi adalah cara membunuh dan menghilangkan kuman dengan cara memanaskan tempat yang telah diisi makanan atau minuman dalam air mendidih pada suhu sekurang-kurangnya 63 °C selama 30 menit, kemudian segera diangkat dan didinginkan hingga suhu maksimum 10 °C. Dengan cara ini maka pertumbuhan bakteri dapat dihambat dengan cepat tanpa mempengaruhi rasa makanan dan minuman.

Pencarian: